Amoplusmagz
SUSANTO CONG “Afung” Best Buddyshop  : “Yuk, Gedein Dunia Car Audio Indonesia” SUSANTO CONG “Afung” Best Buddyshop  : “Yuk, Gedein Dunia Car Audio Indonesia”
. "Marilah semua, installer, toko, distributor, importir bersama gedein car audio sehingga semakin banyak customer yang tertarik terhadap car audio," tutup Afung. SUSANTO CONG “Afung” Best Buddyshop  : “Yuk, Gedein Dunia Car Audio Indonesia”

SUSANTO CONG “Afung” Best Buddyshop  : “Yuk, Gedein Dunia Car Audio Indonesia”

Jakarta, amoplusmagz.com – Lahir dan tumbuh di Pontianak, SUSANTO CONG biasa dipanggil Afung telah membekali Afung banyak hal. Diantaranya, ilmu elektronik dan kecintaannya terhadap musik.

SUSANTO CONG Best Buddyshop - amoplusmagz
Oops...
Slider with alias cuteslide2 not found.
Oops...
Slider with alias runslide2 not found.

“Saya sejak SMP sudah suka dengan dunia elektronik. Saat itu, kokoh saya yang bersekolah di STM jurusan elektronik hobi merakit barang elektronik. Saya kadang ikut bantu. Selepas kokoh saya dari STM, dia bekerja dan menjadi kepala bengkel dan kadang bawa barang elektronik yang rusak ke rumah. Saya bantu dia,” buka Afung saat ngobrol santai dengan Amoplus di kantornya.

“Lulus SMA, tahun 1998, saya ikut bekerja dengan kokoh di satu toko variasi. Awalnya, saya pegang otomotif, terus mesin, kemudian kaca film, terus pasang head unit, amplifier, ” tambah Afung yang bekerja di toko tersebut selama dua tahun.

Dari toko variasi pertama, Afung kemudian pindah mengikuti sang kakak yang sudah pindah ke toko lain. Tahun 2002, Afung mulai lebih serius dengan car audio. Hal ini dibuktikan dengan kesertaannya membangun sistem car audio untuk sebuah kontes audio.

“Saat itu juara 2 dalam kategori SQ dengan dewan juri Koh Wahyu, Kim Bun, dan Yustinus,” paparnya.

Tiga tahun bekerja di toko orang lain, tahun 2005, Afung resign dan memberanikan untuk membuka toko sendiri. Merasa ingin terus berkembang, Afung pun meninggalkan Pontianak, Kalimantan Barat, tahun 2008 dan  bersama seorang partner dia membuka toko di kawasan jalan Panjang, Jakarta. Bersama partner selama beberapa tahun dan toko tutup, akhirnya tahun 2013, Afung ikut Koh Wahyu.

“Tahun 2013, saya diajak Koh Wahyu untuk bekerja di divisi R&D dan setahun kemudian diminta handle toko retail sampai sekarang,” sambung Afung.

Lebih dari dua dekade, Afung menggeluti dunia car audio. Tentunya, banyak suka duka yang dialami. “Dukanya, yang kita tidak bisa bekerja seperti orang yang bekerja di kantor biasa. Kita sering lembur untuk mengejar target. Misalnya, saat membangun sistem car audio untuk kompetisi. Sukanya, karena memang basisnya hobi musik, saat beres tuning, kita bisa menikmati musik (dari sistem car audio yang dibangun),” jelasnya.

Sampai hari ini, Afung masih menegaskan komitmennya untuk berada dalam dunia car audio. Ada sejumlah alasan yang membuat dirinya bertahan.

“Ya, saya memang dunia car audio hobi saya. Dunia ini juga memberikan banyak tantanga. Beda mobil, beda perangkat, hasilnya juga beda. Challenge lebih banyak,” paparnya.

Lantaran challenge yang banyak itu pula proses up grade pengetahun dan skill menjadi kewajiban.

“Kita harus selalu mengikuti perkembangan teknologi car audio. Up grade pengetahun dan up grade skill. Saat ini banyak cara dan sumber untuk belajar. Bisa mengikuti sekolah khusus car audio seperti di sekolah Koh Wahyu, belajar langsung ke orang-orang yang sudah jago, internet bahkan media sosial. Hanya kalau untuk internet dan media sosial harus pakai filter karena banyak info dari internet khususnya medsos yang sesat. Penyebabnya, narasumber yang kurang kompeten, gimmick,” tambah Afung mengingatkan.

Hari ini dan ke depan, Afung merasa akan terus eksis di dunia car audio. Saat ditanya sampai kapan? Afung hanya berucap,” Hanya waktu yang akan menjawab.”

Jelang menutup obrolan, Afung pun melontarkan harapan. “Marilah semua, installer, toko, distributor, importir bersama gedein car audio sehingga semakin banyak customer yang tertarik terhadap car audio,” tutup Afung.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *