Amoplusmagz
“Si JOKER” “Si JOKER”
Dari deretan komponen audio yang dipilih dan telah dipasang, installer memang ingin memberikan performa SQ terbaik yang memberikan kenyamanan kepada Gaby saat bersama "Joker". “Si JOKER”

 “Si JOKER”

Surabaya, amoplusmagz.com – Membangun sistem car audio dalam konsep 3 way yang menggunakan tiga jenis speaker yaitu midbass, midrange, dan tweeter  atau 2 way yang menggunakan dua jenis speaker yaitu midbass dan tweeter selalu menjadi opsi menarik yang dipilih para penikmat dan pecinta car audio.

Bagi Gaby, mahasiswi cantik asal Surabaya, opsi yang lebih menarik adalah saat keduanya baik 3 way maupun 2 way bisa berpadu dalam sistem car audio yang dibangun dan bisa ditata untuk bersinergi menghasilkan performa terbaik. Hal tersebut coba ia aplikasikan saat membangun car audio dalam mobil hariannya, Suzuki Ertiga yang disebutnya “Joker”, karakter penjahat super fiksi yang dibuat oleh Bill Finger, Bob Kane, dan Jerry Robinson yang pertama kali muncul dalam keluaran debut buku komik Batman (25 April 1940) yang diterbitkan oleh DC Comics. Karakter antagonis yang menjadi musuh “abadi” Batman tersebut menghiasi body mobil Suzuki Ertiga kesayangan Gaby. Untuk penataan sistem car audio, Gaby mempercayakannya kepada installer Concerto Surabaya.

Concerto Surabaya - amoplusmagz
Oops...
Slider with alias cuteslide2 not found.
Oops...
Slider with alias runslide2 not found.

Dalam penataannya, installer menempatkan speaker 3 way pada deretan depan dan 2 way di tengah. Adapun line up speaker yang dipasang installer pada deret depan adalah speaker 3 way Berlin dan pada deret tengah dipasang speaker 2 way Berlin.

Line up speaker ini di-drive prosesor STEG SSDSP 12 yang merupakan salah satu amplifier seri terbaru dari STEG yang dilengkapi dengan USB OTG dengan transmisi HD 192khz/24bit, Dual Chips ADAU-1452 untuk 192Khz Sampling, dan Hi-end 192Khz / 32bit ADC & DAC. Selain itu, processor ini memiliki 12 CH x 80 watts RMS. ( All Ch brigade) dan keluaran (output) RCA sebanyak 12CH yang didukung EQ dengan Low Shelf, High Shelf, dan Allpass. Plus, built in HD BT function yang mendukung file APTX /APTX HD / AAC / SBC.

Untuk keluaràn sinyal frekuensi rendah, processor diperkuat monoblok STEG S600.

Amplifier monoblok  STEG S600 merupakan penerus DST850DII dengan bodi mungil. Walaupun berbodi mungil, perangkat ini mampu menghasilkan 600W pada 20hm stabil dan bahkan dapat mendorong 850W pada 1 Ohm. Dengan tampilan ramping berselimut alumunium hitam, model ini memiliki sejumlah spesifikasi mumpuni seperti kisaran tegangan catu daya: 8-16V DC; daya keluaran RMS @ 4 Ohm, 14,4V: 300W x 1;  @ 2 Ohm, 14,4V: 600W x 1; @ 1 Ohm, 14,4V: 850W x 1; Rasio S/N: >95dB; sensitivitas input: 150mV-1,5V, 500mV-5V, 1V-10V yang dapat dialihkan plus kontrol penguatan. Monoblok ini menguatkan sinyal yang bakal direpro subwoofer Berlin.

Pilihan installer terhadap produk STEG untuk posisi processor dan monoblok memang tak lepas dari performanya yang  mereproduksi pengalaman audio seakurat dan serealistis mungkin dengan dukungan komponen hi-fi kelas atas. Melengkapi komponen audio yang dipasang, installer memasang kabel Diosdela Musica 4 Awg.

Dari deretan komponen audio yang dipilih dan telah dipasang, installer memang ingin memberikan performa SQ terbaik yang memberikan kenyamanan kepada Gaby saat bersama “Joker”.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *