AUDIOCIRCLE and STEG ADDICT!
Surabaya, amoplusmagz.com – Reproduksi musik dengan keluaran jernih, detail dalam setiap frekuensi mulai dari tinggi, sedang, hingga rendah diiringi dan gebukan bass yang deep dan powerful menjadi keinginan seorang customer asal Surabaya. Keinginan tersebut pun disampaikan dan customer meminta sentuhan tangan dingin installer DB Autosound Surabaya untuk membangun sistem car audio yang didukung dua brand komponen car audio favoritnya, AUDIOCIRCLE dan STEG yang mengusung konsep 4 way di dalam mobil hariannya, Mitsubishi Pajero.
Pilihan dua brand tersebut tentunya diiringi pertimbangan yang matang yang bersumber dari reputasi dan performa andal yang dimiliki produk-produknya.
Audiocircle merupakan pabrikan asal Jerman yang telah lama berkecimpung di dunia car audio dengan tujuan untuk memberikan kesempatan kepada orang-orang untuk menikmati musik dengan sempurna dan alami dalam berbagai variasinya, baik saat mobilitas tinggi maupun hanya stay dalam mobil. Audiocircle menghadirkan produk yang memadukan pengalaman dan tradisi tim Audiocircle dengan inovasi, kemajuan, material, dan manufaktur di Jerman untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan orang-orang saat ini dan masa depan. Sementara itu, STEG dikenal sebagai brand yang menempatkan filosofi suara sebagai emosi dalam gelombang akustik. Berangkat dari situlah, STEG berupaya menghadirkan produk yang mampu yang mereproduksi pengalaman audio seakurat dan serealistis mungkin. Tak heran bila STEG melengkapi ragam produknya dengan komponen hi-fi kelas atas yang legendaris untuk aplikasi otomotif sejak tahun 1983 dengan sebuah tujuan, suara yang benar-benar tanpa kompromi. Jika pertanyaannya adalah reproduksi audio kelas atas di mobil, STEG adalah jawabannya.
Reputasi atas filosofi dan performa dua brand besar tersebut sekali lagi menguatkan installer untuk memilihnya saat membangun sistem car audio yang menghadirkan tata suara kelas SQ berkelas high end. Seperti apa sih komponen car audio yang dipasang?
Dengan menggunakan head unit bawaan, installer memasang STEG SSDSP 12 sebagai pengolah sinyal untuk melakukan personalisasi suara melalui pengaturan EQ, delay, dan filter.
STEG SSDSP12 merupakan amplifier kelas D yang memiliki 12 channel dengan Digital Signal Processor (DSP) yang menawarkan performa audio yang kuat dan fleksibel untuk mobil. Amplifier DSP ini memiliki berbagai fitur seperti input high level, RCA, coaxial, optical, dan OTG, serta kemampuan untuk memproses sinyal audio digital dengan sampling rate hingga 192kHz/32bit. STEG SSDSP 12 memiliki keluaran daya (4 Ohm) 12x 80W RMS dan (4 Ohm – Bridged-Dapat di-bridge untuk mendapatkan daya yang lebih besar pada channel yang dipilih): 6x 200W RMS. Singkatnya, komponen car audio ini dikenal memiliki performa audio yang kuat dan jelas, fleksibilitas input yang luas, serta fiitur DSP yang canggih untuk personalisasi suara.
Menguatkan sinyal yang diolah DSP STEG SSDSP 12, installer memasang sejumlah power amplifier STEG Masterstroke Classe A.
STEG Masterstroke Classe A mengadopsi teknologi tercanggih di bidang amplifier kelas atas untuk mobil. Mewujudkan tujuan penelitian STEG dalam kombinasi teknologi inovatif, beroperasi secara efektif dan dalam keseimbangan mutlak secara keseluruhan. “CLASS” menggunakan solusi sirkuit karena tidak adanya umpan balik Negatif dan operasi kelas A, yang hanya dapat diatribusikan secara teknis ke semua ‘HomeHi-Fi”. Model ini pun memperkenalkan alat debugging yang mengejutkan yang mampu memperhalus suara amplifier yang mendukung sensitivitas.
Dibangun dengan seni yang canggih, “CLASS” memang dirancang untuk menghadirkan konsistensi nada, manisnya tiga dimensi panggung suara, memberikan keterlibatan mendengarkan yang mempesona, menunjukkan reproduksi pesan musik asli yang lengkap dan tidak berubah. Amplifier ini memiliki daya RMS pada 4 Ω 11 to 14.4 Volt 100 x 2 Watt, 2 Ω 11 to 14.4 Volt 200 x 2 Watt, dan 11 to 14.4 Volt 50 x 2 Watt; serta Sensitivitas masukan Volts RMS 0.4 V – 5.5 V. Installer memasang amplifier STEG Master Stroke Classe A sebanyak enam buah.
Selain amplifier STEG Master Stroke Classe A, DSP amplifier juga diperkuat amplifier monoblok STEG MSK 1500 yang merupakan amplifier audio mobil dua saluran (channel) yang memiliki daya keluaran 200 watt per channel pada impedansi 4 ohm, 400 watt per channel pada impedansi 2 ohm, 800 watt saat di-bridge pada impedansi 4 ohm, dan 1500 watt saat di-bridge pada impedansi 2 ohm. Amplifier ini dikenal dengan kualitas suara yang jernih dan performa yang kuat, cocok untuk sistem audio mobil yang membutuhkan daya tinggi.
Baik DSP amplifier STEG SSDSP 12 maupun power amplifier STEG Master Stroke Classe A, masing-masing menguatkan sinyal yang bakal direproduksi line up speaker 3 way STEG yang terdiri dari tweeter STEG SS-1, midrange SS- 3, midbass SS-6, serta speaker rear fill Audiocircle proline M3C dan Coaxial Audiocircle Frankfurt. Sementara itu, amplifier monoblok STEG MSK 1500 secara khusus men-drive subwoofer double Audiocircle Berlin.
Tak ketinggalan, tentunya beragam pendukung sistem car audio juga dipasangkan installer seperti perangkat DAC bewith RT1 dan komponen pendukung lainnya mulai dari kabel, stabilizer kelistrikan, hingga sering pengaman.
Perkabelan pada sistem car audio ini menggunakan keluaran Dios Delamusica, tepatnya Dios Delamusica untuk kabel speaker dan supply, sedangkan kabel RCA menggunakan Red dragon series. Komponen penunjang lainnya yang tidak kalah penting adalah penggunaan kapasitor LS capacitor 500f, VSS 100A, serta sekring pengaman menggunakan Dios Dela Musica.
Dengan pemilihan dan pemasangan komponen audio hasil kolaborasi duo brand besar, sistem car audio yang dibangun sang Installer memang menjamin sistem car audio dengan tingkat efisiensi yang baik sehingga mampu menghadirkan tata suara SQ berkelas high end. Dalam tata suara tersebut, driver dan penumpang diajak “membenamkan” diri dalam pesona dan energi musik dalam semua aspeknya untuk pengalaman suara yang sempurna serta emosi dan kecintaan terhadap musik.

















No comments so far.
Be first to leave comment below.