Amoplusmagz
Zahra Aulia Wulandari : “Musik Itu Mood Booster!” Zahra Aulia Wulandari : “Musik Itu Mood Booster!”
Ke depan, Zahra ingin lebih serius menekuni modelling, sembari mengembangkan skill lain agar kariernya semakin luas. Ia percaya bahwa potensi tak boleh berhenti pada... Zahra Aulia Wulandari : “Musik Itu Mood Booster!”

Zahra Aulia Wulandari : “Musik Itu Mood Booster!”

Pangkal Pinang, amoplusmagz.comZahra Aulia Wulandari lahir dan besar di salah satu sudut indah Indonesia bernama Pangkalpinang, Bangka Belitung. Usianya baru 20 tahun, tapi langkahnya sudah sejauh mimpi-mimpi yang ia rawat sejak kecil. Di balik senyum manis dan sorot mata yang hangat, Zahra menyimpan perjalanan yang tidak sekadar tentang kamera dan runway melainkan tentang keberanian mengikuti panggilan jiwa.

Zahra Aulia Wulandari - amoplusmagz
Oops...
Slider with alias cuteslide2 not found.
Oops...
Slider with alias runslide2 not found.

Seperti ungkapan penulis ternama dunia Paulo Coelho, “When you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it.” Mungkin semesta memang sudah bersekongkol sejak Zahra berusia lima tahun. Awalnya hanya coba-coba mengikuti ajang pencarian bakat. Seorang anak kecil yang penasaran, berdiri di bawah sorot lampu, tanpa tahu bahwa panggung itu kelak menjadi rumah keduanya. Dari sekadar iseng, modelling berubah menjadi keseriusan.

Bagi Zahra, modelling bukan hanya soal busana atau pose. Ia adalah ruang ekspresi. Tempat ia bisa menjadi banyak versi dirinya lembut, tegas, playful, elegan. Setiap project membawa cerita baru, setiap kamera menghadirkan tantangan berbeda.

Hal tersebut melahirkan Banyak momen tak terlupakan. Salah satunya, saat fotonya pertama kali digunakan untuk sebuah campaign. Perasaan bangga itu datang seperti ombak yang pelan, tapi pasti—membungkusnya dengan rasa syukur. Bagi Zahra, itu bukan sekadar foto. Itu adalah validasi atas proses panjang yang ia jalani.

Meski kini serius di dunia entertainment, siapa sangka dulu cita-citanya adalah menjadi dokter. Hidup memang seringkali punya rute rahasia. Namun alih-alih menyesal, Zahra justru menikmati jalan yang membawanya ke dunia kreatif karena di sinilah ia merasa bisa benar-benar menjadi dirinya.

Antara Kampus, Karier, dan Waktu Luang

Selain tetap asyik di dunia modelling, Zahra tetap seorang mahasiswi yang fokus kuliah dan bekerja. Ia percaya bahwa perempuan modern harus punya banyak sisi. Saat tidak berada di depan kamera, ia mengisi waktu dengan hal-hal produktif—belajar, bekerja, atau sekadar mengasah skill baru.

Ia juga punya sisi fun yang tak banyak orang tahu: kecintaannya pada car audio. Bagi Zahra, musik adalah mood booster terbaik, terutama saat menyetir. Dentuman lagu favorit bisa mengubah perjalanan biasa menjadi momen yang hidup. Ia tak membatasi diri pada satu genre semuanya tergantung suasana hati. Karena hidup, seperti playlist, kadang perlu variasi.

Tentang Rasa dan Romansa

Zahra mulai mengenal rasa kagum pada lawan jenis sejak SMP. Masa-masa polos yang penuh rasa penasaran. Pacaran pertamanya pun terjadi di bangku SMP—cerita sederhana yang kini menjadi kenangan manis.

Baginya, pria ideal itu simple, care, humoris, dan punya ambisi jelas. Ia memperhatikan detail—cara berbicara, penampilan, bahkan aroma parfum. Namun yang paling penting bukan kemewahan, melainkan perhatian kecil dan dukungan tulus. Quality time di coffee shop, berbincang tentang banyak hal, tertawa tanpa beban—itu definisi kebahagiaan versinya.

Saat ini, Zahra telah memiliki pasangan yang selalu mendukung setiap langkahnya. Baginya, support system adalah energi yang tak terlihat tapi sangat terasa.

Suka, Duka, dan Keberanian Menjadi Diri Sendiri

Menjadi model berarti siap tampil beda setiap waktu. Ia menyukai kesempatan untuk mengeksplor gaya, bertemu banyak orang, dan membangun rasa percaya diri. Namun tentu ada duka—rasa lelah, tuntutan menjaga penampilan, dan disiplin yang tak boleh goyah.

Tapi Zahra menikmati semuanya. Karena modelling membuatnya merasa hidup. Ia bisa mengekspresikan diri, berkembang, dan terus belajar. Selama masih ada kesempatan dan hatinya masih menikmati proses itu, ia akan terus berjalan di dunia ini—sambil membuka pintu ke peluang lain.

Mimpi yang Tak Pernah Padam

Ke depan, Zahra ingin lebih serius menekuni modelling, sembari mengembangkan skill lain agar kariernya semakin luas. Ia percaya bahwa potensi tak boleh berhenti pada satu titik.

Pesannya sederhana tapi kuat:

Jaga kepercayaan diri. Disiplin dengan penampilan. Berani mencoba hal baru. Dan jangan mudah menyerah.

Karena pada akhirnya, hidup bukan tentang menjadi seperti yang orang lain harapkan. Tapi tentang berani menjadi versi terbaik diri sendiri.

Dan Zahra Aulia Wulandari sedang melakukan itu—satu pose, satu lagu, satu mimpi dalam satu waktu.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *