“PAUS DARAT” Audioworkshop Siap “TEMPUR”
Jakarta, amoplusmagz.com – Bagi pecinta audio sejati, mobil bukan sekadar alat transportasi. Ia berubah menjadi ruang pelarian, tempat musik menghadirkan ketenangan di setiap perjalanan. Paling tidak kesan ini yang muncul saat berada dalam mobil Honda Odyssey. Di kabin Honda Odyssey tersebut, installer Susanto Cong alias Kho Afung dari Best Buddyshop Jakarta meracik berbagai komponen audio premium yang menghasilkan musik terasa seperti konser privat.
Di jantung sistem hiburan mobil ini, Alpine menghadirkan INE-AX809 sebagai command center digital yang bukan sekadar head unit biasa. Layar sentuh beresolusi tinggi dengan respons cepat menjadi pusat navigasi seluruh sistem audio sekaligus memberikan pengalaman operasional yang modern dan intuitif. Dukungan Apple CarPlay serta Android Auto membuat integrasi perangkat mobile berlangsung mulus, sementara teknologi Hi-Res Audio memastikan setiap detail musik diproses dengan karakter tonal yang tetap presisi. Kho Afung memahami bahwa pada sistem audio kelas referensi, kualitas sinyal awal menjadi fondasi utama, sehingga Alpine INE-AX809 dipilih bukan hanya karena fitur multimedia lengkap, tetapi juga karena kestabilan output digital dan kualitas DAC internal yang mampu menjaga reproduksi suara tetap natural serta minim distorsi.
Untuk memaksimalkan kualitas sumber digital, sistem ini diperkuat oleh Silent Angel M1, sebuah network streamer audiophile yang terkenal di kalangan penikmat audio high-end karena kemampuan reproduksi musik dengan noise floor sangat rendah. Perangkat ini menggunakan arsitektur low-jitter clock dan power supply presisi tinggi yang dirancang khusus untuk menjaga kemurnian sinyal digital selama proses streaming berlangsung. Hasilnya adalah karakter suara yang lebih hening, background lebih gelap, dan detail mikro yang muncul jauh lebih nyata. Dalam konfigurasi car audio ekstrem seperti ini, Silent Angel M1 bekerja layaknya “digital transport” premium yang memastikan file audio resolusi tinggi dari layanan streaming maupun server lokal dapat dikirim ke prosesor audio dengan stabilitas maksimal tanpa degradasi sinyal.
Kolaborasi antara Alpine INE-AX809 dan Silent Angel M1 menghadirkan sebuah ekosistem digital yang terasa sangat sophisticated di dalam kabin mobil. Transisi dinamika musik terdengar lebih halus, staging vokal menjadi lebih fokus, dan tekstur instrumen memperoleh kedalaman harmonik yang lebih hidup. Kho Afung tidak sekadar membangun sistem yang keras atau atraktif, melainkan sebuah pengalaman mendengarkan yang memiliki presisi layaknya listening room audiophile kelas dunia. Pendekatan teknikal seperti pengaturan jalur digital independen, minimisasi interferensi kelistrikan, hingga sinkronisasi sinyal beresolusi tinggi menjadikan keseluruhan sistem mampu menghadirkan performa musikal yang elegan, refined, dan berkarakter premium khas instalasi car audio kompetisi internasional.
Sinyal digital selanjutnya diproses CHORD M Scaler yang mampu meningkatkan detail dan akurasi reproduksi musik melalui teknologi upscaling khas CHORD Electronics. Karakter transparan dan kedalaman musikal lalu disempurnakan oleh CHORD HUGO TT2 DAC dengan resolusi tinggi, dynamic range luas, dan reproduksi vokal yang sangat natural .
Sentuhan analog pada sistem ini tetap terasa kuat berkat penggunaan Buffer Tube Musical Fidelity. Perangkat ini memberi karakter suara lebih hangat, harmonik lebih kaya, serta tekstur vokal yang terasa lembut tanpa menghilangkan detail mikro pada rekaman berkualitas tinggi.
Tahap paling krusial dalam sistem ini berada pada proses pengolahan sinyal digital yang dipercayakan kepada Audison bit One HD Virtuoso. DSP flagship asal Italia tersebut dikenal sebagai salah satu prosesor audio paling sophisticated di dunia car audio kompetisi karena mengusung teknologi high resolution processing hingga 24bit/96kHz yang mampu menjaga detail musikal tetap utuh sejak sumber digital hingga tahap amplifikasi. Dengan arsitektur pemrosesan sinyal berpresisi tinggi, bit One HD Virtuoso mampu menghasilkan reproduksi suara yang sangat bersih, transparan, dan minim coloration. Kho Afung memanfaatkan kemampuan DSP ini untuk membangun karakter suara yang bukan hanya detail, tetapi juga memiliki kedalaman tonal dan akurasi imaging layaknya sistem home audio high-end reference.
Keunggulan utama Audison bit One HD Virtuoso terletak pada fleksibilitas tuning ekstrem yang memungkinkan setiap speaker bekerja dalam sinkronisasi sempurna. Fitur digital time alignment dengan pengaturan sangat detail membuat posisi vokal dapat ditempatkan presisi di tengah dashboard dengan fokus ruang yang stabil. Sementara itu, crossover management independen pada setiap channel memungkinkan pengaturan slope, frequency cut-off, serta phase control dilakukan sangat akurat sesuai karakter masing-masing driver speaker. Ditambah lagi dengan 13 channel processing dan equalizer resolusi tinggi yang sangat detail, DSP ini memberi keleluasaan penuh bagi tuner untuk membentuk staging tiga dimensi yang luas, tinggi, dan memiliki layering instrumen sangat realistis. Hasilnya, ambience rekaman terasa hidup dengan separasi antar instrumen yang bersih khas sistem SQ competition level dunia.
Dalam instalasi ini, Audison bit One HD Virtuoso bukan sekadar perangkat tuning, melainkan otak utama yang menyatukan seluruh elemen sistem menjadi satu kesatuan harmonis. Karakter musikal yang dihasilkan terasa refined dengan transisi frekuensi sangat seamless dari tweeter hingga subwoofer. Serangan bass terdengar cepat dan terkontrol, midrange memiliki tekstur natural, sementara reproduksi high frequency tetap halus tanpa kehilangan detail mikro. Pendekatan tuning seperti ini memperlihatkan filosofi Kho Afung yang lebih mengutamakan akurasi reproduksi musik dibanding sekadar mengejar efek dramatis. Dengan dukungan prosesor sekelas Audison bit One HD Virtuoso, kabin mobil berubah menjadi ruang dengar audiophile bergerak dengan atmosfer musikal yang elegan, presisi, dan sangat immersive.
Konfigurasi penguat daya pada Honda Odyssey ini menjadi pusat energi seluruh sistem audio. Audison TH Quattro hadir membawa karakter suara hangat, musikal, namun tetap memiliki kontrol tinggi untuk kebutuhan SQ kelas kompetisi. Audison TH Quattro dikenal sebagai salah satu amplifier empat kanal paling prestisius di lini Thesis milik Audison. Amplifier ini memakai rancangan dual power supply dan komponen audio grade premium untuk menghasilkan karakter suara sangat natural dengan distorsi rendah. TH Quattro juga memiliki kemampuan bekerja fleksibel dalam konfigurasi stereo maupun bridged, sehingga ideal untuk menggerakkan speaker midbass, midrange, hingga tweeter kelas referensi dengan kontrol tenaga sangat stabil.
Keunggulan lainnya terletak pada reproduksi detail dan dinamika yang menjadi ciri khas seri Thesis. TH Quattro menghadirkan tonal hangat, staging luas, serta separasi instrumen sangat presisi, karakter yang banyak diburu pecinta audio SQ kompetisi dunia. Material heatsink aluminium masif membantu menjaga suhu kerja tetap optimal saat amplifier dipaksa bermain dalam tekanan tinggi, sementara teknologi low noise circuitry membuat latar suara terasa lebih gelap dan bersih untuk menghasilkan detail mikro musik secara maksimal.
Installer memasang sepasang amplifier 4 channel ini untuk men-drive line up driver super tweeter Houdini, tweeter Ultima, midrange 3.5 WM, serta midbass 8 WM.
Dua unit Audison SR 1.500 bertugas menyuplai tenaga besar ke sektor low frequency. Amplifier monoblock ini dikenal memiliki power stabil, hentakan bass solid, serta kemampuan menjaga tekanan nada rendah tetap presisi. Unit pertama Audison SR 1.500 bertugas menyuplai tenaga besar ke subwoofer front Ultima 8″ dan unit kedua secara khusus men-drive subwoofer rear WM 10″.
Sementara Audison SR 4.500 mengendalikan sektor midrange dengan karakter bersih serta respons cepat. Amplifier 4 channel ini men-drive driver midrange 3,5 WM.Kombinasi seluruh amplifier ini membuat speaker Focal Ultima tampil penuh dinamika, detail, dan energi saat dimainkan.
Susunan speaker pada Honda Odyssey ini dirancang dengan filosofi audio SQ kelas dunia. Setiap titik penempatan dihitung presisi demi menghasilkan staging luas, fokus vokal stabil, dan kedalaman ruang yang terasa realistis di dalam kabin.
Super tweeter Dominations Houdini dipilih untuk menghadirkan ekstensi frekuensi tinggi yang sangat halus. Karakternya dikenal airy, detail, dan mampu membuka ambience musik tanpa terasa tajam di telinga.
Focal 3.5WM mengambil peran penting sebagai midrange utama. Driver ini terkenal dengan reproduksi vokal yang natural, tekstur instrumen akustik kaya detail, serta transisi frekuensi yang sangat rapi.
Focal 8WM bersama konfigurasi subwoofer depan dan belakang menjadi fondasi low frequency sistem ini. Hasilnya adalah bass cepat, padat, dan bertenaga dengan karakter layering khas audio SQ kompetisi.
Detail instalasi semakin serius lewat pemasangan aksesori dan perangkat pendukung performa audio berupa Bullshit Cables, WBT silver RCA Plug, Z3RO Solutions damping, VSS Harisson Lab, hingga NRG LS 500F super capacitor yang menjaga suplai daya tetap stabil. tanpa kompromi!
Hasil racikan sang installer benar-benar fenomenal. Hal ini dibuktikan, sistem car audio yang dibangun tak hanya memuaskan pemilik Honda Odyssey, juga para juri kontes car audio Amoplus Sound Competition session 2 IASCA INDONESIA di Bandung pada tanggal 2 Mei 2026. Honda Odyssey yang mengikuti kontes car audio langsung meraih Champion Pro 400 juta, Champion Pro 600 juta, dan 1st Champion Pro 300 juta. Dengan deretan prestasi awal kompetisi ini, bukan tak mungkin, “Paus Darat” siap memenangi banyak kompetisi car audio lainnya.



















No comments so far.
Be first to leave comment below.