Amoplusmagz
Shahnas HS, Pesona Model Pecinta Car Audio Shahnas HS, Pesona Model Pecinta Car Audio
Untuk masa depan, Shahnas memiliki visi yang jelas: terus berkembang dan membangun karier yang lebih besar. “Saya ingin terus berkembang di dunia modeling dan... Shahnas HS, Pesona Model Pecinta Car Audio

Shahnas HS, Pesona Model Pecinta Car Audio

Jakarta, amoplusmagz.com – Dengan ketertarikan besar terhadap dunia modeling, fashion, beauty, hingga content creation, Shahnas, model muda berusia 21 tahun, menjelma menjadi representasi perempuan muda modern yang percaya bahwa gaya hidup adalah bagian dari identitas.

Shahnas - amoplusmagz
Oops...
Slider with alias cuteslide2 not found.
Oops...
Slider with alias runslide2 not found.

“Nama saya Shahnas Hs, biasa dipanggil Shahnas. Hobi saya modeling, membuat konten, dan juga suka eksplor hal-hal baru terutama di dunia fashion dan beauty,” ujarnya membuka perbincangan.

Kalimat sederhana itu langsung menggambarkan karakternya—aktif, dinamis, dan terbuka pada banyak kemungkinan baru. Bagi Shahnas, dunia kreatif bukan sekadar tempat mencari popularitas, tetapi ruang untuk tumbuh dan menemukan versi terbaik dari dirinya.

Selain aktif sebagai model, Shahnas juga serius membangun personal branding sebagai content creator. Ia memahami bahwa era digital menuntut lebih dari sekadar penampilan visual; dibutuhkan karakter yang kuat dan konsistensi untuk bisa bertahan.

“Selain modeling, saya juga aktif sebagai content creator dan mengembangkan personal branding di media sosial,” katanya. Media sosial baginya bukan hanya etalase gaya hidup, tetapi medium untuk menyampaikan nilai, karakter, dan perjalanan karier yang sedang ia bangun.

Perjalanannya di dunia modeling dimulai sejak usia remaja. Ketertarikannya tumbuh secara alami, lalu berkembang menjadi passion yang dijalani dengan keseriusan tinggi.

“Saya mulai modeling sejak usia remaja, dan semakin serius menekuni dunia ini beberapa tahun terakhir,” jelasnya. Dari sana, ia belajar bahwa menjadi model bukan hanya soal wajah fotogenik, melainkan soal disiplin, kepercayaan diri, dan kemampuan membawa karakter dalam setiap frame.

Salah satu pengalaman yang paling membekas baginya adalah saat pertama kali menjalani photoshoot profesional. Pengalaman itu menjadi titik balik emosional yang membuatnya semakin yakin dengan pilihannya. “Pengalaman pertama kali photoshoot profesional dan melihat hasilnya itu jadi momen yang sangat berkesan,” ungkap Shahnas. Dari momen itu, ia menyadari bahwa kamera bukan sekadar alat dokumentasi, tetapi medium yang mampu menangkap kepribadian dan cerita seseorang.

Apa yang membuatnya terus bertahan di dunia modeling adalah rasa percaya diri yang tumbuh dari proses tersebut. “Saya suka karena modeling membuat saya lebih percaya diri, bisa berekspresi, dan bertemu banyak orang baru,” katanya. Dunia modeling memberinya ruang untuk mengeksplorasi berbagai konsep, gaya, dan perspektif baru. Setiap sesi pemotretan menjadi pengalaman berbeda yang membentuk dirinya menjadi lebih kuat dan lebih siap menghadapi tantangan industri kreatif.

Dalam kehidupan personal, Shahnas memiliki pandangan yang sederhana namun dewasa tentang hubungan. Ia tidak mencari sesuatu yang berlebihan, melainkan ketulusan dan kedewasaan emosional.

“Saya suka cowok yang dewasa secara emosional, pengertian, tidak berlebihan tapi tulus,” tuturnya. Ketika pertama kali melihat seseorang, ia lebih dulu menilai dari sikap dan cara berbicara. Baginya, karakter jauh lebih penting daripada sekadar penampilan luar.

Hal serupa juga terlihat dari cara ia memaknai hubungan dengan pasangan. “Saya suka diperlakukan dengan tulus, dihargai, dan diperhatikan tanpa harus berlebihan,” katanya.

Quality time sederhana seperti makan bersama, jalan santai, atau sekadar ngobrol santai justru menjadi bentuk kebahagiaan yang paling ia sukai. Perspektif ini menunjukkan bahwa di balik dunia glamor modeling, Shahnas tetap memegang nilai-nilai hubungan yang hangat dan realistis.

Menariknya, Shahnas juga memiliki perhatian pada dunia car audio—sesuatu yang jarang diasosiasikan dengan seorang model fashion. Ia mengaku menyukai suasana berkendara yang nyaman dengan kualitas audio yang baik. “Suka, apalagi kalau sound system-nya bagus bikin suasana makin nyaman,” ujarnya. Menurutnya, car audio cukup penting karena musik mampu mengubah suasana perjalanan menjadi lebih menyenangkan. Musik pop, R&B, dan lagu-lagu easy listening menjadi playlist favoritnya sehari-hari.

Meski dunia modeling terlihat glamor, Shahnas tak menutup mata pada tantangan di baliknya. Menjaga penampilan, stamina, hingga menghadapi jadwal padat menjadi bagian dari konsekuensi profesi. Namun semua itu terbayar oleh pengalaman yang ia dapatkan. “Sukanya bisa tampil dan dikenal, dukanya harus jaga penampilan dan kadang jadwal padat,” katanya. Justru dari ritme itulah ia menemukan excitement—bertemu orang baru, mencoba konsep berbeda, dan terus belajar dari setiap kesempatan.

Untuk masa depan, Shahnas memiliki visi yang jelas: terus berkembang dan membangun karier yang lebih besar. “Saya ingin terus berkembang di dunia modeling dan content creator, serta membangun karier yang lebih besar,” ujarnya penuh keyakinan.

Selama passion itu masih ada, ia akan terus melangkah. Dan untuk mereka yang ingin mengikuti jejaknya, ia memberi pesan sederhana namun kuat: “Percaya diri, terus belajar, jaga attitude, dan jangan takut mencoba hal baru.” Sebuah nasihat yang terdengar sederhana, tetapi justru menjadi fondasi utama dalam dunia kreatif yang kompetitif.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *