Helix M Six DSP : Amplifier Kancil Tenaga Monster
Jakarta, amoplusmagz.com – Helix merupakan salah satu brand yang selalu mengusung produk-produk kelas dunia dengan fitur-fitur uniknya dengan mengadopsi berbagai terobosan teknologi terkini, dan kini telah hadir di lab AmoPlus yaitu penguat daya enam channel dengan inisial Helix M Six DSP yang dikemas dalam casing yang tergolong sedang.
Helix M Six DSP ternyata bukan sekadar amplifier enam saluran biasa – meskipun dimensinya tergolong kecil, namun Anda disuguhkan dengan pusat kendali yang kuat yang memiliki tidak kurang dari total sepuluh saluran prosesor DSP. Selain itu, amplifier ini mampu menghasilkan daya keluaran yang melimpah, dengan 100 Watt RMS per channel pada impedansi 4 Ohm dan 2 Ohm.
Helix M Six DSP dilengkapi dengan konverter A/D dan D/A yang sangat baik dan ssstem terpisah pada papan sirkuit DSP, dan sepenuhnya diproduksi di Jerman. Selain itu, terdapa empat keluaran pre-amp dengan tegangan keluaran mencapai 6 Volt menyediakan level yang dirasa lebih dari cukup untuk menggerakkan penguat tambahan apa pun.
Bagian penguat internal Helix M Six DSP juga dirancang sangat bervariasi – dapat dioperasikan dalam mode 6 saluran atau, berkat kemampuan bridge, juga dapat dapat dikonfigurasi sebagai penguat 5 channel, 4 channel, atau bahkan 3 channel.
Dalam kombinasi dengan amplifier M Series lainnya besutan Helix, ada lebih dari cukup kemungkinan untuk memperluas jumlah saluran daya. Hal ini memungkinkan sistem multi-channel yang kompleks, dengan kinerja yang superior. Dan Helix M Six DSP juga dilengkapi dengan pemrosesan saluran virtual inovatif dari Audiotec Fischer. bersama dengan perangkat lunak DSP PC-Tool yang mudah digunakan, tentunya mampu mewujudkan konfigurasi sistem yang sangat rumit sekalipun. Selain itu, perangkat lunak ini memungkinkan untuk menetapkan fitur suara FX milik Helix secara bebas seperti “RealCenter” atau “Augmented Bass Processing”.
Berkat platform ACO 32 Bit yang sangat kuat mengambil alih semua fungsi kontrol dan memastikan kecepatan yang jauh lebih tinggi, terutama untuk komunikasi data dengan perangkat lunak DSP PC-Tool untuk mendapatkan efek suara yang fantastis seperti Augmented Bass Processing atau RealCenter.
Dari hasil review yang kami lakukan, meskipun memiliki fungsi yang berlimpah dan daya keluaran yang besar, Helix M Six DSP hadir dengan desain yang tergolong klasik dan ringkas. Namun berkat teknologi penguat daya Kelas D yang diadopsi, amplifier ini tetap “dingin” bahkan pada daya penuh sekalipun. Dan berkat fitur-fitur seperti kemampuan start-stop, sirkuit ADEP.3, dan mode hemat daya, secara ideal masih cocok untuk tantangan integrasi produk OEM yang kini menjadi hal yang biasa.
Spesifikasi :
Power RMS ≤ 1% THD+N
– @ 4 Ohms 6 x 100 Watts
– @ 2 Ohms 6 x 100 Watts
– @ 1 Ohm –
– bridged @ 4 Ohms 3 x 200 Watts
– bridged @ 2 Ohms –
Max. output power per channel Up to 130 Watts RMS @ 4 / 2 Ohms
Amplifier technology Class D
Inputs 6 x RCA / Cinch
6 x Highlevel speaker input
1 x Optical SPDIF (12 – 96 kHz)
1 x Remote In
Input sensitivity RCA / Cinch 1 – 4 Volts
Highlevel 5 – 20 Volts
Input impedance RCA / Cinch 22 kOhms
Input impedance highlevel 9 – 33 Ohms or 20 kOhms
Outputs 6 x Speaker output
4 x RCA / Cinch
2 x Remote Out
Output voltage RCA / Cinch 6 Volts
Frequency response 20 Hz – 22,000 Hz
DSP resolution 64 Bit
DSP power 295 MHz (1.2 billion MAC operations/second)
Sampling rate 48 kHz
DSP type Audio signal processor
Signal-to-noise ratio digital input 105 / 108 dB Speaker / Line Output (A-weighted)
Signal-to-noise ration analog input 102 / 105 dB Speaker / Line Output (A-weighted)
Distortion (THD) < 0.03 / 0.005 % Speaker / Line Output
Damping factor 100
Operating voltage 10.5 – 16 Volts (max. 5 sec.down to 6 Volts)
Idle current 1950 mA
Max. remote output current 500 mA
Operating temperature range -40 °C to +70 °C
Fuse 2 x 35 A Maxi-fuse (APX)
Power rating DC 12 V ⎓ 80 A max.
Additional features ADEP.3 circuit, Auto Remote switch, 32 Bit CoProcessor, Control Input
Dimensions (H x W x D) 50 x 320 x 154 mm










No comments so far.
Be first to leave comment below.